AGAMA menjadi ajang KOMIDITAS POLITIK oleh para “MUNAFIKUN”

Kenapa PARPOL ISLAM selalu dikatakan MENJUAL “AGAMA” padahal mereka selalu pakai Jilbab, PECI, setiap hari SHOLAT, bahkan senantiasa TAKBIR, naik haji bisa berkali² bahkan sampai mendapat julukan haji MABRUR ada juga yang sampai disebut ULAMA BESAR …. Inilah TIPIKAL MANUSIA yang MENJUAL AGAMA demi AMBISI, berangkali bisa dianalogikan kepada >> cara POLITIK dengan BERJUBAH AGAMA guna mencari kepentingan sesaat, jualan AYAT TUHAN itu sangat MURAH MERIAH ternyata.

Sudah MENTRADISI kok tampaknya mmelihat pembentukan BUDAYA POLITIK bangsa ini yang masih berkutat pada POLITIK PRIMORDIAL. Umat gampang SENSITIF dengan simbol-simbol agama.
Contoh : adalah satu FAKTA, hampir setiap kali adanya pemilihan untuk MEMPEREBUTKAN kekuasaan atau JABATAN POLITIK di negara ini, issue AGAMA ikut dilibatkan guna memenuhi “SYAHWAT POLITIK”. FENOMENA biasa yang kita lihat, perang ayat selalu terjadi dalam ajang kampanye. Bahkan, jauh sebelum pemilihan umum diadakan, baik pada tingkat pemilihan kepala daerah (Pilkada) atau pemilihan presiden (Pilpres), genderang PERANG AYAT sudah terasa.

Tak heran sich jika sering menemukan SIMBOL dan ATRIBUT AGAMA dikedepankan guna merebut hati dan simpati menjelang pemilihan umum, ditambah lagi sering mendadak bermunculan selebaran-selebaran yang terkadang menghantam kualitas beragama dari masing-masing calon …. ckckckck. Tidak penting benar atau salah, yang jelas ambisi politik terwujud.

Rentannya POLITIK yang tidak sehat ini dikarenakan politik dapat dijadikan sebagai “SURGA” untuk memiliki kekayaan, kekuasaan dan kehormatan secara cepat di tengah-tengah masyarakat. Banyaknya FASILITAS yang mapan diberikan kepada ELITE POLITIK yang berkuasa banyak menggelapkan mata ELEMEN BANGSA kita. Untuk itulah banyak orang berlomba-lomba untuk terjun di dunia politik.

Dan terbukti bukan, bahwa yang mereka lakukan hanya ISLAMISASI POLITIK, eh 😂 (misalnya : mengusulkan UU pornografi, UU Jaminan Produk Halal dan UU bla² bla lainnya) dengan merujuk pada ideologi mereka >>> ISLAM RAHMATAN LIL ALAMIN.

#Kini sudah tahu kan siapa yang menjual AGAMA untuk POLITIK dan siapa menggunakan POLITIK untuk AGAMA?

VR, 21/04/2017
18.48

RPAC