AGAMA itu MERUSAK HAK ASASI MANUSIA.

Jelas mereka adalah orang yang BERAGAMA, jelas memiliki TUHAN.
Dan seperti itu mereka lebih geram dan lebih liar dari binatang.
Hahaha, lucu ya?
(TOLERANSI dalam beragama, bagaimana yang kalian maksud? Omong kosong…. Anggap itu sebuah dongeng sewaktu kecil dan kita hanyalah akan mengenangnya tentang TOLERANSI).
Orang-orang yang BERAGAMA, harusnys berfikiran terbuka, dan bukan menjadi makhluk BAR-BAR yang bertingkah semau gue dan mengerikan… itu lah yg disebut TOLERANSI yang sebenarnya.

Bagi saya : TOLERANSI bukan saja antar umat BERAGAMA, TOLERANSI yang sebenarnya adalah TOLERANSI antar MANUSIA. Bagaimana kita MENGHARGAI, memiliki perbedaan pendapat dan pikiran, maka membuat FORUM DISKUSI, bukan malah dengan PELECEHAN yang seakan-akan menganggap DERAJATNYA lebih tinggi. Yang padahal, belum tentu mereka sendiri MENGERTI akan AGAMA yang mereka percaya, belum tentu juga MENJALANKAN perintah-perintah dari TUHANNYA.
Teriak2 dan mengkafirkan orang lain padahal sebagian dari mereka hanya akan datang ketika merasa agamanya di sudutkan…. haiisssh itukah yang kalian sebut BERAGAMA. 😠

Kalau dampak Pelajaran AGAMA seperti itu, kenapa PEMERINTAH tidak mengkaji ulang penerapan PELAJARAN AGAMA ditiap sekolah yg hanya melahirkan bibit2 BAR-BAR.
Inilah kesalahan FATAL saat AGAMA menjadi MATA PELAJARAN di SEKOLAH. Kesalahan pertama semenjak di SEKOLAH DASAR hingga SEKOLAH MENENGAH ATAS adalah, mereka hanya mengajarkan TOLERANSI antar umat BERAGAMA. Disitu, mereka menutup mata dan hanya menganggap MANUSIA yang ada itu MANUSIA yang BERAGAMA, dan itu jelas baik, bagi mereka, disitu juga lah KESALAHAN FATALNYA terletak.
Kesucian akan MARTABAT menyapu bersih AKHLAK mereka yang sudah diajarkan, dikarenakan AJARAN yang juga MENYESATKAN.
Sehingga melahirkan GENERASI SESAT dalam BERFIKIR mengenai TOLERANSI, dan selamanya akan seperti itu.

#Hingga timbul anggapan, “Mereka yang beragama itu SANGAT LAH BAIK, karena semua agama mengajarkan KEBENARAN”. Which is, “Beragama” = “Baik”. Tidak beragama = “BURUK”.
Oalah …

VR, 15/04/2017
09.47 am

RPAC