RASISME

Saya kurang sependapat menyangkut OBROLAN dengan teman KANTOR tentang RASISME yang sedang MARAK akhir² ini.
Dia berpendapat dan berpraduga bahwa RASISME hanya untuk mereka yang tidak mengenal TUHAN dengan baik karena keadilan pasti tidak menjadikan seorang manusia (secara keseluruhan) lebih baik dari manusia lainnya.
Jikalau MANUSIA sadar bahwa RASISME adalah kebodohan, maka ia akan malu menunjukkan pemikiran RASISME yang masih tersisa. KAMPANYE dan RASIONALISASI bahwa RASISME adalah KEBODOHAN merupakan satu-satunya jalan untuk menghapusnya dari muka bumi ….

Oh NO Brother … Ma’af saya kurang sependapat >>> Banyak kok orang ATEIS, AGNOSTIK yang tidak RASIS. Konsep “mengenal TUHAN” memang sering PROBLEMATIS, karena orang RAJIN BERAGAMA belum tentu mengenal TUHAN dengan baik… tapi saya setuju untuk kata² >>> kita harus melakukan KAMPANYE terus menerus untuk memerangi RASISME.

RASISME tidak pernah bisa dihilangkan dari MANUSIA, rasa lebih tinggi ( seperti difinisi rasisme) merupakan SIFAT DASAR MANUSIA yang berpusat pada EGO. Selama MANUSIA tidak dapat mengendalikan egonya, RASISME dalam diri MANUSIA selalu bercokol.
Dan hanya MANUSIA yang bisa menaklukkan egonya dan mengendalikannya >>> maka MANUSIA dapat MEMANUSIAKAN MANUSIA.

Secara ETIS, manusia juga selalu mencari apa yang baik. Dengan kata lain, kita merindukan untuk hidup dengan baik, dengan segala kekurangan dan ketidaktahuan kita. Sekali lagi, faktor keberagaman kultur tentu memberikan warna perbedaan. Namun, kerinduan ini tertanam di hakekat setiap manusia, apapun latar belakangnya. Maka, secara etis, setiap orang, pada dasarnya, adalah sama : itu menurut pendapat saya.

Saya pernah membaca RASISME yang bisa dilihat dari berbagai sudut pandangan, yang mengupas secara POLITIS : bahwa setiap manusia terdorong untuk hidup bersama dengan manusia lainnya. Ada beragam alasan yang mendorong tindakan itu. Artinya, setiap orang, apapun latar belakang ras ataupun kulturnya, adalah sama, yakni MAHLUK POLITIS.
Adapun secara BIOLOGIS, pasti pada paham bahwa bagaimana ANATOMI MANUSIA itu tidak sungguh berbeda antar ras yang satu dan ras lainnya, dan bagaimana unsur BIOLOGIS tidak menjadi penentu utama KARAKTER dan KUALITAS PRIBADI seseorang. (Secara BIOLOGIS, kita adalah SATU SPESIES yang sama, dan memiliki kebutuhan badaniah yang sama, mulai dari makan, minum, sampai dengan kebersihan)

Makanya saya pribadi bisa membuat kesimpulan, bahwa RASISME itu, pada dasarnya, tidak mungkin. Tidak ada alasan yang cukup kuat, yang mendorong orang untuk bertindak rasis terhadap orang lainnya, karena setiap manusia, apapun latar belakang KULTURAL maupun biologisnya, pada dasarnya adalah sama, karena merindukan hal yang sama, dan berasal dari titik yang juga sama.

#bahan bakar RASISME adalah kesalahan berpikir dan kehendak jahat. Sayangnya, seringkali, kesalahan berpikir dan kehendak jahat membuat mereka mampu melakukan hal-hal yang “TAK MUNGKIN dan KEJI”.

VR, 11/04/2017
09.38 am

RPAC