Pengkafiran

Ada si NYINGNYING yg lapor ke PAPA saya >> “anak njenengan sekarang kok tidak se RELIGIUS dulu malah kelihatan menjurus ke orang yg tidak punya AGAMA, bukankah itu sudah termasuk MURTAD dan KAFIR. 😁😁 (gampang banget mengkafirkan orang Bos! ).

Dlam pikiran saya yang sedang AMBIGU karena pengkafiran ini, jka di bilang saya ini tidak kafir : tapi kok rasanya ada (kalo nggak mau di sebut banyak) 😁😁 auach.

Apa tingkah laku saya yang mencerminkan kekafiran? Misalnya : menjalimi diri sendiri dan orang lain, korupsi kecil kecilan, suka menghina orang, sering terbakar emosi hingga membakar orang lain, selalu mengharapkan imbalan jika beramal, mem BOM orang sambil tersenyum manis, mengkafir kafirkan orang lain seenak udel (lah… kalo ini masuk tindakan kafir nggak ya?), dll lagi tindakan yang kok rasanya malah semakin memperjelas kalo saya ini ternyata masih tertutup dari apa yang di sebut KEBENARAN itu. 😜

Nah , lantas dari pikiran kepada diri sendiri itu muncul sebuah pertanyaan renungan pada manusia manusia yang kebetulan membaca tulisan ini. Apakah ada orang yang berani sebut dirinya tidak kafir?

#Sungguh jika pertanyaan itu di arahkan kepada diri saya, terus terang saya belum berani menjawab dengan tegas kalo saya ini tidak kafir. Mungkin agar batin saya tenang, saya akan sedikit berdiplomasi menjawab bahwa saya ini memang masih kafir, tapi sedang menuju apa yang di sebut tidak kafir itu. πŸ˜ƒπŸ˜„

Putri Aurellel Camila
VR 28/12/2016
03.53 PM

PuCa