Laki-laki dan Perselingkuhan

Kadang kala, manusia memilih untuk tetap berada pada zona nyamannya karena merasa bahwa ZONA NYAMAN yang menjadi tempat ia berkubang adalah zona paling aman dan mampu memberikan semua yang dibutuhkan oleh seorang manusia.

Itulah yang dialami sebagian kaum LAKI-LAKI dibelahan bumi ini. Ia melakukan RUTINITAS yang sama setiap harinya tanpa pernah berpikiran untuk mengubahnya. Ia menjalani peran sebagai BAPAK dan SUAMI yang baik demi membahagiakan keluarganya, demi untuk tampil sempurna. Ia tidak berani mencoba sesuatu yang lain karena takut bahwa akan memberikan perubahan keadaan. Akan tetapi, lambat laun dia ini menyadari bahwa ia sedang terjebak dalam rasa amannya sendiri dan terperangkap dalam keinginannya untuk terus membahagiakan orang lain.

Lama-kelamaan, ketika seorang manusia (laki2 ini ) sudah mulai menemukan titik jenuh dalam rasa amannya, maka ia akan mulai merasa bosan dengan hidupnya yang monoton atau berpusar di RUTINITAS yang sama. Maka, rasa tidak puas dan keinginan untuk mencapai yang ‘lebih’ akan segera mengusik.

Lagi-lagi, manusia sulit dimengerti. Ketakutan dia akan adanya perubahan pada akhirnya kalah dengan keinginannya sebagai seorang manusia untuk melakukan hal-hal yang menantang. NYATANYA dengan mulai berselingkuh.

Dia menantang dirinya untuk menjadi seorang yang TIDAK SETIA dengan jalan BERSELINGKUH. Berselingkuh baginya mampu membangkitkan dan menimbulkan semangat hidup baru. Dia mencoba menjadi pribadi yang bebas menentukan apa yang ia mau, sekalipun ia harus melewati berbagai tantangan dan mengambil risiko terburuk sekalipun.

POTENSI menyebabkan hancur seperti yang saya singgung di atas pun nyata tampak. Pada sebagian laki2 menjadi REPRESENTASI manusia yang nyaris menyebabkan kehancuran. Setidaknya, kehancuran diri dan hidupnya sendiri. Dia nyaris menjebloskan diri ke dalam pusaran kehancuran, jika ia tidak segera menyadari perbuatannya.

#cukup membuat saya merenung dan ingin merefleksikan hidup saya sendiri. Bagaimana dengan kamu kaum laki2?

Pu Ca
20/11/2016
09. 11 pm

PuCa